Malang – Sebagai upaya mempersiapkan diri menghadapi visitasi akreditasi, RA Muhammadiyah Manarul Islam menyelenggarakan kegiatan Bedah Akreditasi dan Pendampingan Simulasi Pembelajaran pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini dihadiri oleh seluruh guru RA Muhammadiyah Manarul Islam dan mendapat dukungan dari berbagai pejabat pendidikan.
Pembimbing dan Narasumber Berkompeten
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Dr. Hj. Chusnul Chotimah, M.Ag sebagai narasumber utama, serta didukung oleh Abdul Holik, S.Ag, M.Pd (Pengawas RA Kemenag Kota Malang) dan Hj. Muzainah, S.Ag, M.Pd. Tim ahli ini memberikan pembinaan komprehensif kepada seluruh pendidik di lembaga tersebut.
Dalam kegiatan ini, guru-guru mendapatkan pemahaman mendalam tentang delapan standar akreditasi, meliputi: Standar Isi, Proses, Penilaian, Pendidik, Sarana Prasarana, Pengelolaan, Pembiayaan, dan Hasil. Selain itu, peserta juga mendapatkan bimbingan teknis tentang penyusunan dokumen akreditasi dan instrumen yang perlu disiapkan.
Materi lainnya mencakup pendampingan simulasi pembelajaran berbasis Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBC) dan Kurikulum Merdeka, serta strategi menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan untuk anak usia dini.
Salah satu keunggulan kegiatan ini adalah adanya praktik simulasi mengajar secara langsung. Para guru berkesempatan untuk mempraktikkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mereka di depan tim asesor dan mendapatkan masukan secara real-time. Selain itu, tim asesor juga melakukan bedah dokumen untuk mengecek kelengkapan dan memberikan catatan perbaikan.
Suasana kegiatan sangat interaktif dengan para guru secara aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Hal ini menunjukkan tingginya motivasi pendidik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kegiatan Bedah Akreditasi dan Pendampingan Simulasi Pembelajaran ini merupakan wujud komitmen RA Muhammadiyah Manarul Islam untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Melalui pemahaman yang sama tentang standar akreditasi dan peningkatan kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran berkualitas, lembaga ini siap menghadapi visitasi akreditasi dengan percaya diri.



